Pengabdian Tak Pernah Usai, Pesan Tegas Lukman Syafri Dandel Malik di Upacara Purnabakti Brimob Sumbar

ADMIN MEDIA
0

PADANG | Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Lapangan Mako Brimob Padang Sarai, Koto Tangah, Kota Padang, Senin (6/4/2026), saat Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K., M.H memimpin langsung upacara wisuda purnabakti bagi perwira menengah dan perwira pertama periode Januari hingga Maret 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bentuk penghormatan terakhir institusi kepada para personel yang telah menuntaskan masa pengabdian panjang mereka di Korps Brimob. Sejak awal prosesi, nuansa emosional sudah terasa ketika para peserta purnabakti berdiri dalam barisan rapi, mengenakan seragam kebanggaan yang selama ini melekat dalam perjalanan karier mereka.

Sejumlah nama yang resmi memasuki masa purnabakti di antaranya Kompol Sunyoto, Kompol Katijan, Kompol Ferdinan Delesep, AKP Ahmad Sofyan, dan AKP Yenwardi. Mereka merupakan bagian dari personel terbaik yang telah mengabdikan diri dengan loyalitas tinggi bagi institusi dan negara.

Dalam amanatnya, Lukman Syafri Dandel Malik menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, dan kehormatan yang telah ditanamkan selama berdinas harus tetap dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pengabdian tidak berhenti ketika masa dinas selesai. Justru di tengah masyarakat, nilai-nilai itu harus terus hidup dan menjadi teladan,” tegasnya.

Kehadiran sang istri, dr. Lidya Lukman, turut memberi warna tersendiri dalam upacara tersebut. Pendamping setia Dansat Brimob itu tampak menyatu dengan keluarga besar anggota, memberikan dukungan moral sekaligus memperlihatkan bahwa di balik setiap pengabdian anggota, ada keluarga yang selalu setia mendampingi.

Prosesi berlangsung semakin sakral ketika tradisi pedang pora digelar sebagai bentuk penghormatan tertinggi. Langkah para personel purnabakti yang melewati barisan pedang terangkat terasa sarat makna, menjadi simbol perjalanan panjang yang kini mencapai garis akhir.

Momen paling menggetarkan terjadi saat para personel menerima penghormatan terakhir dari rekan sejawat. Jabat tangan erat, pelukan hangat, hingga air mata yang tak terbendung menggambarkan kuatnya ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Selain itu, penyerahan cinderamata juga dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan. Bagi para personel yang purnatugas, kenang-kenangan tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus pengingat atas perjalanan panjang yang penuh pengorbanan.

Lukman Syafri Dandel Malik juga mengingatkan agar para purnabakti tetap menjaga nama baik institusi. Menurutnya, identitas sebagai bagian dari Brimob akan selalu melekat, sehingga sikap dan perilaku harus tetap mencerminkan nilai kehormatan yang dijunjung tinggi.

Upacara ini sekaligus menjadi bukti bahwa Brimob Polda Sumbar tidak pernah melupakan jasa anggotanya. Setiap pengabdian dihargai dengan penuh kehormatan, dan setiap akhir masa dinas diperlakukan sebagai momen sakral yang bermakna.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, satu fase pengabdian resmi ditutup. Namun nilai-nilai yang telah tertanam diyakini akan terus hidup, menjadi bekal bagi para purnabakti dalam menjalani kehidupan baru di tengah masyarakat.

EYS

  • Lebih baru

    Pengabdian Tak Pernah Usai, Pesan Tegas Lukman Syafri Dandel Malik di Upacara Purnabakti Brimob Sumbar

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)